Panduan Wisata Kuliner Medan

Panduan Wisata Kuliner Medan Naik Mobil Sewaan — Rute Makan Terbaik di Kota Medan

Medan bukan kota wisata biasa. Di YouTube, video berjudul “The Incredible Cuisine of Indonesia’s Roughest City” viral di pertengahan 2025 dimana menggambarkan Medan sebagai kota yang dulu ditulis dalam panduan wisata hanya dengan tiga kata yaitu “don’t go here.” Tapi justru itulah yang membuat Medan semakin memikat bukan kota yang kasar tapi jujur, dan penuh rasa. Para food traveler mancanegara yang datang untuk membuktikan sendiri pulang dengan satu kesimpulan. Medan adalah salah satu kota paling underrated untuk wisata kuliner di seluruh Asia Tenggara.

Dan mereka datang dalam jumlah besar. Data BPS Sumatera Utara mencatat 25.545 wisatawan mancanegara mengunjungi Sumatera Utara hanya pada Juni 2025 saja, melonjak 42,45 persen dibanding Juni 2024. Mayoritas datang dari Malaysia (tumbuh 45%), Singapura (40%), dan Tiongkok (56%). Kualanamu menjadi pintu masuk utama wisatawan. Medan bukan lagi sekadar kota transit menuju Danau Toba tapi menjadi Medan kini adalah destinasinya.

Bagi kamu yang ingin menjelajahi semua ini mulai dari warung kaki lima yang hanya buka dua jam hingga restoran heritage berusia satu abad. Wisata kuliner Medan naik mobil adalah cara paling cerdas, nyaman, dan holistik untuk melakukannya.

panduan wisata kuliner medan

Mengapa Medan Jadi Magnet Kuliner Dunia?

Medan adalah kota multikultur yang tak tertandingi di Indonesia. Empat peradaban besar bertemu dan berbaur di sini yaitu Melayu, Jawa, Batak/Karo, Tionghoa, dan India Tamil. Hasilnya bukan sekadar keragaman menu melainkan dimensi rasa yang tidak bisa ditemukan di kota lain mana pun di Indonesia.

Para food vlogger asing yang mengulas Medan di YouTube sering terkejut oleh satu fakta yaitu minum teh tarik di kedai mamak India, lalu sarapan kwetiau Tionghoa, lalu makan siang dengan nasi briyani kambing ala Kampung Madras. Semuanya otentik, semuanya tanpa batas.

Inilah yang membuat wisata makan Medan berbeda dari kuliner kota lain di Indonesia.

Siapa yang Datang ke Medan untuk Makan?

Wisatawan Malaysia & Singapura

Mereka adalah tamu paling sering. Bagi warga Malaysia dan Singapura keturunan Melayu dan India, Medan terasa seperti “rumah yang lebih liar” karena kuliner yang familiar tapi lebih berani dan lebih murah. Mereka memburu Soto Medan, martabak India, dan durian Medan yang legendaris. Banyak yang datang khusus food trip akhir pekan via penerbangan langsung ke Kualanamu.

Wisatawan Eropa (Jerman & Belanda)

Data BPS 2024 mencatat Jerman dan Belanda masuk lima besar negara asal wisman ke Sumatera Utara. Wisatawan Eropa ini umumnya datang sebagai bagian dari perjalanan panjang Sumatera. Medan menjadi pembuka sebelum Bukit Lawang dan Danau Toba. Mereka tertarik pada dimensi sejarah kuliner Medan seperti restoran peninggalan kolonial, kawasan Kesawan, dan warisan arsitektur yang masih bisa dinikmati sambil makan.

Food Travelers Independen (Backpacker & Konten Kreator)

Inilah segmen yang paling berpengaruh dalam meledakkan nama Medan di media sosial global. Para YouTuber dan food blogger asing menemukan bahwa Medan menawarkan authentic food experience yang sulit dipalsukan seperti tidak ada tourist trap, tidak ada menu khusus bule, harga tidak dinaikkan untuk orang asing. Apa yang dimakan warga lokal, itulah yang akan kamu makan.

Apa yang Viral di Medsos Tentang Kuliner Medan?

TikTok: Martabak Piring Tungku Arang

Di antara semua kuliner Medan, martabak piring yang dipanggang di tungku arang menjadi yang paling sering viral di TikTok 2025. Bukan karena penampilannya mewah — justru sebaliknya. Proses memasaknya yang kuno, aroma asapnya yang kuat, dan suara desis di atas tungku menjadi konten yang sangat watchable dan sering masuk FYP. Martabak Gapa di Jl. Perniagaan No. 15, Kesawan, adalah salah satu yang paling sering muncul di konten kreator lokal maupun mancanegara.

YouTube: Kari Daging Sapi RM Tabona — Ikon Kuliner yang Tak Lekang Waktu

Di antara deretan restoran legendaris Medan, Rumah Makan Tabona di Jl. Mangkubumi No. 17, Medan Maimun, adalah nama yang selalu muncul di video food tour YouTube baik oleh konten kreator lokal maupun mancanegara. Menu utamanya, kari daging sapi dan ayam, menawarkan cita rasa yang sangat dalam yaitu rasa rempah berlapis, daging yang empuk besar-besar, dan kuah kari yang kaya tanpa terasa berat. RM Tabona buka dari pukul 07.00 hingga 16.30 WIB dan sering habis sebelum tutup. Ini bukan restoran untuk santai tapi pengalaman kuliner yang perlu direncanakan.

Instagram: Tip Top Restaurant — Nostalgia yang Instagramable

Tip Top Restaurant di Jl. A. Yani, berdiri sejak 1929, tak pernah berhenti relevan. Di era Instagram, suasana retro colonial Tip Top menjadi latar foto yang diminati turis asing. Para pengunjung Eropa terutama menyukainya karena nuansa faded glory yang otentik. Es krim homemade dan bistik lidahnya masih menjadi menu andalan. Di TripAdvisor, Tip Top disebut sebagai “an institution that has been going for 90 years — great food and a really good vibe.”

Tren Kafe 2025: Tsuru Tsuru & Kawasan Jl. Zainul Arifin

Bagi generasi muda dan konten kreator, kawasan Jl. Zainul Arifin kini menjadi distrik kafe paling trendi di Medan 2025. Deretan kafe estetik dengan interior instagramable, menu kopi susu artisan, pastry fusion, dan makanan modern berbahan lokal semuanya tersedia di sini. Tsuru Tsuru menjadi salah satu nama yang paling sering disebut di media sosial sebagai representasi kuliner kekinian Medan yang memadukan estetika Jepang dengan bahan-bahan lokal Sumatera.

Hidden Gem Viral: Sop Sapi Warung Humairoh

Di TikTok lokal Medan, nama Warung Humairoh viral karena satu alasan sederhana yang langka yaitu sop sapinya hanya dijual dua jam sehari, dan selalu habis. Konten kreator Medan berlomba merekam momen langka ini mulai dari antrian panjang, kuah bening mengepul, dan ekspresi pembeli yang rela menunggu sejak subuh. Ini adalah contoh sempurna tentang bagaimana sebuah warung bisa viral bukan karena marketing, tapi karena kualitas yang berbicara sendiri.

Rute Wisata Kuliner Medan Naik Mobil: Pagi hingga Malam

Berikut rute yang telah mempertimbangkan perspektif turis lokal dan mancanegara untuk mencakup kuliner halal, heritage, dan kekinian dalam satu hari perjalanan.

06.30 — Sarapan Legendaris: Soto Sinar Pagi (Jl. Sei Deli)

Mulai pagi lebih awal dari yang diperkirakan. Warung Soto Sinar Pagi di Jalan Sei Deli adalah salah satu yang paling sering diulas food blogger lokal maupun mancanegara. Kuah santan kental berwarna kuning keemasan, aroma rempah yang harum, dan potongan daging yang melimpah. Turis Malaysia dan Singapura yang mengenal soto santan akan langsung merasa seperti di rumah, tapi dengan versi yang lebih kuat karakternya.

Datang sebelum jam 08.00 untuk mendapat kursi.

08.30 — Kuliner Tionghoa: Bihun Bebek & Kwetiau Kawasan Kesawan

Dari Soto, arahkan mobil ke kawasan Kesawan sebagai jantung kota lama Medan. Bihun Bebek Medan adalah salah satu ikon yang paling dicari turis asing. Berbeda dari bihun biasa, versi Medan menggunakan bebek yang dimasak hingga empuk dengan bumbu rempah pekat, disajikan dalam kuah bening jernih yang kontras dengan kekayaan rasanya.

Di kawasan yang sama, kamu bisa mampir ke Martabak Gapa untuk mencicipi martabak piring tungku arang yang viral di TikTok dan merekam prosesnya untuk konten.

10.00 — Kuliner India: Kampung Madras / Little India

Kampung Madras di Medan Polonia sedang mengalami renaissance. Setelah sempat meredup, kawasan ini kembali hits di 2025 berkat mural-mural baru, kedai tradisional India yang kembali beroperasi, dan daya tariknya sebagai spot foto yang otentik. Bagi turis asing terutama dari Malaysia dan Singapura yang familiar dengan budaya India-Tamil, kawasan ini terasa sangat spesial.

Wajib dicoba:

  1. Roti Canai dengan Kari Kambing — roti tipis flaky yang dicelupkan ke kari yang dalam dan kompleks
  2. Teh Tarik — diseduh dengan dramatis, dituang berulang kali hingga berbusa sempurna
  3. Nasi Briyani — dengan kambing empuk dan kuah gulai yang kaya saffron

12.00 — Puncak Pengalaman: Kari Legendaris di RM Tabona

Dari kawasan Kampung Madras, lanjutkan ke Rumah Makan Tabona di Jl. Mangkubumi sebagai salah satu restoran paling legendaris di Medan yang terus diulas di YouTube dan media kuliner nasional. Kari daging sapinya hadir dengan potongan besar yang empuk, dimasak dengan racikan rempah khas yang kaya dan berani. Ini bukan kari biasa — ini adalah warisan rasa yang sudah puluhan tahun membuat orang Medan dan wisatawan mancanegara datang berulang kali.

Alternatif di jam yang sama yaitu Mie Aceh di kawasan Kesawan. Mie tebal berbalut kuah kari pedas yang kental bisa pilih versi kuah atau goreng. Ini adalah salah satu kuliner Medan yang paling sering direkomendasikan oleh food blogger asing sebagai “must-eat” pertama saat tiba di kota ini.

RM Tabona buka hingga pukul 16.30 dan sering habis lebih awal — pastikan tidak datang terlalu siang.

14.30 — Rehat di Kafe Estetik: Kawasan Jl. Zainul Arifin

Setelah pengalaman intensitas tinggi di warung tradisional, rehat sejenak di salah satu kafe estetik di Jl. Zainul Arifin. Kawasan ini menjadi favorit anak muda dan konten kreator Medan di 2025 karena interior yang curated, kopi artisan single origin Sumatera, dan pastry dengan sentuhan modern. Sempurna untuk isi ulang energi sebelum eksplorasi sore hari.

16.00 — Jajan Sore: Bika Ambon & Vihara Gunung Timur

Menjelang sore, kunjungi toko-toko Bika Ambon di sekitar Jl. Mojopahit sebagai ikon oleh-oleh Medan yang tidak pernah lekang. Bika Ambon Zulaikha dan Bolu Meranti adalah dua nama yang paling sering direkomendasikan. Sambil berbelanja, sempatkan mengunjungi Vihara Gunung Timur yang megah. Salah satu vihara terbesar di Asia Tenggara, dan menjadi latar foto favorit turis Eropa yang melintas.

19.00 — Malam: Durian Ucok & Pesta Seafood

Malam hari di Medan adalah babak tersendiri. Durian Ucok di kawasan Jl. Iskandar Muda adalah destinasi wajib yang sudah masuk dalam puluhan food review internasional. Durian Medan dikenal karena dagingnya yang tebal, rasa yang kompleks dengan rasa manis, legit, dengan sedikit pahit di ujung dan ukurannya yang jumbo. Bagi wisatawan asing yang baru pertama mencoba durian, ini adalah pengalaman yang tak terlupakan (dan sering mengejutkan).

Lanjutkan dengan pesta seafood di kawasan Jl. Semarang seperti kepiting saus padang, udang bakar, dan cumi goreng tepung segar dari perairan Sumatera, dengan harga yang akan membuat wisatawan dari Singapura merasa sangat beruntung.

Tips Khusus untuk Wisata Kuliner Medan yang Holistik

Untuk wisatawan Muslim (lokal & mancanegara): Medan sangat Muslim-friendly. Hampir semua kuliner Melayu, India, dan kawasan pusat kota mudah ditemukan dalam versi halal. Soto Kesawan adalah alternatif halal populer yang sering direkomendasikan.

Untuk wisatawan non-Muslim: Medan menawarkan kebebasan kuliner yang jarang ada di kota Indonesia lain. BPK, berbagai hidangan babi Tionghoa, dan babi panggang karo tersedia di kawasan-kawasan tertentu tanpa hambatan.

Untuk konten kreator: Datanglah sebelum jam ramai (sebelum 08.00 untuk sarapan, sebelum 12.00 untuk BPK) untuk mendapat pencahayaan dan angle terbaik sebelum penuh pengunjung.

Soal bahasa: Di warung-warung tradisional, Bahasa Indonesia atau Bahasa Melayu sudah cukup. Untuk kawasan kafe kekinian, banyak staf yang bisa berkomunikasi dalam Bahasa Inggris dasar.

Solusi Transportasi: Sewa Mobil dengan Driver Kamal Rent Medan

Semua rute di atas mulai dari sarapan soto pagi hingga pesta durian dan seafood malam yang tersebar di berbagai penjuru kota. Tanpa kendaraan yang tepat, kamu akan kehilangan banyak waktu, tenaga, dan kesempatan. Inilah mengapa wisata kuliner Medan naik mobil dengan driver lokal bukan kemewahan tapi kebutuhan.

Kamal Rent Medan hadir sebagai mitra perjalanan kuliner yang paling tepat. Driver kami bukan sekadar pengemudi tapi warga Medan asli yang tahu kapan RM Tabona mulai kehabisan, di mana parkir paling dekat dengan Durian Ucok, dan jalur alternatif mana yang bisa menghindari macet di jam makan siang.

Yang membedakan Kamal Rent:

  1. Paket All-In — harga sudah termasuk BBM, tol, dan driver. Tidak ada biaya kaget di akhir perjalanan
  2. Driver hafal rute kuliner Medan — bisa menjadi pemandu tidak resmi yang sangat berharga
  3. Armada AC dan terawat — penting untuk cuaca Medan yang panas
  4. Fleksibel — bisa sesuaikan dengan itinerary kulinermu, termasuk perubahan dadakan
  5. Bisa antar-jemput dari Kualanamu — cocok untuk wisatawan mancanegara yang tiba dari penerbangan internasional

👉 Lihat Paket All-In Sewa Mobil Medan dengan Driver — Kamal Rent Medan dan mulai rencanakan wisata makan Medanmu sekarang!

Medan Bukan Sekadar Transit

Dunia sudah mulai menyadari apa yang warga Medan tahu sejak lama: kota ini adalah salah satu surga kuliner terbesar di Asia Tenggara. Kedatangan wisatawan mancanegara yang melonjak 42% di 2025 bukan kebetulan — ini adalah pengakuan terhadap kekayaan rasa yang sudah lama menunggu untuk ditemukan.

Apakah kamu wisatawan lokal dari Jawa, turis Malaysia yang terbang langsung ke Kualanamu, backpacker Eropa yang sedang menjelajahi Sumatera, atau konten kreator yang mencari cerita kuliner yang otentik datanglah ke Medan yang menawarkan semuanya. Tanpa filter, tanpa tourist trap, tanpa harga ganda.

Yang kamu butuhkan hanyalah perut yang lapar, rasa penasaran yang besar, dan kendaraan yang tepat untuk menjelajahi semuanya.

Kamal Rent Medan siap menjadi partner perjalanan kulinermu.

👉 Klik di sini — Paket All-In Sewa Mobil Medan dengan Driver, Kamal Rent

Pesan sekarang, dan biarkan Medan berbicara lewat setiap hidangannya.

panduan wisata kuliner medan kamal rent

Wisata Kuliner Medan untuk Semua Kalangan

Apakah Medan aman untuk wisatawan asing yang ingin wisata kuliner sendiri?
Sangat aman. Medan memang kota yang “kasar” dalam artian ramai dan bising, tapi bukan berbahaya. Wisatawan mancanegara termasuk solo traveler Eropa dan backpacker dari berbagai negara rutin menjelajahi kuliner Medan tanpa masalah. Menggunakan jasa sewa mobil dengan driver lokal seperti Kamal Rent memberi lapisan keamanan dan kenyamanan tambahan, terutama saat mengunjungi warung-warung di gang kecil di malam hari.

Berapa biaya rata-rata wisata makan Medan dalam satu hari?
Anggaran makan bisa sangat bervariasi. Untuk rute lengkap dari pagi hingga malam (sarapan soto, kari siang di RM Tabona, jajanan sore, makan malam durian + seafood), budget makan per orang berkisar antara Rp 200.000 – Rp 500.000 tergantung pilihan tempat. Ini sangat terjangkau dibandingkan standar internasional, menjadikan Medan sangat populer di kalangan wisatawan Malaysia dan Singapura yang terbiasa dengan harga lebih tinggi.

Berapa biaya sewa mobil dengan driver untuk wisata kuliner di Medan?
Kamal Rent Medan menawarkan paket all-in yang sudah mencakup BBM, driver, dan asuransi. Harga paket bervariasi tergantung jenis mobil dan durasi. Kunjungi langsung halaman paket Kamal Rent untuk melihat pilihan dan harga terbaru yang transparan tanpa biaya tersembunyi.

Kuliner Medan apa yang paling direkomendasikan untuk wisatawan Muslim?
Soto Medan (Warung Soto Sinar Pagi), Nasi Briyani Kampung Madras, Roti Canai dan Teh Tarik di kawasan Little India, Kwetiau Halal di berbagai warung Tionghoa Muslim, Mie Aceh, dan tentu saja Durian Ucok semuanya halal dan sangat layak masuk daftar wajib. Medan sangat ramah wisatawan Muslim dengan pilihan kuliner halal yang berlimpah di setiap sudut kota.

Apa kuliner Medan yang paling viral di media sosial saat ini (2025)?
Berdasarkan tren terkini di TikTok dan YouTube, yang paling banyak dibicarakan adalah: martabak piring tungku arang (viral karena proses memasaknya yang unik dan fotogenik), kari RM Tabona (favorit food blogger yang selalu habis sebelum tutup), Durian Ucok (selalu trending setiap musim durian), dan kafe-kafe estetik di Jl. Zainul Arifin yang menjadi spot nongkrong instagramable anak muda dan konten kreator.

Apakah tersedia paket sewa mobil untuk wisatawan mancanegara (bahasa Inggris)?
Kamal Rent Medan melayani berbagai jenis wisatawan, termasuk dari luar negeri. Untuk komunikasi dalam Bahasa Inggris dan kebutuhan khusus wisatawan mancanegara, disarankan untuk menghubungi mereka langsung melalui halaman kontak atau WhatsApp yang tersedia di website Kamal Rent.

Berapa lama waktu ideal untuk wisata kuliner Medan?
Untuk pengalaman yang benar-benar holistik, dua hingga tiga hari adalah ideal. Hari pertama untuk kuliner Melayu dan warung hidden gem lokal, hari kedua untuk kuliner India dan Tionghoa di kawasan heritage Kesawan, hari ketiga untuk jelajah kafe kekinian dan belanja oleh-oleh. Dengan sewa mobil harian dari Kamal Rent, kamu bisa memaksimalkan setiap hari tanpa kelelahan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top